Minggu, 06 April 2014

Apa sih pikiran gadis ini, dia nekad bunuh diri gara gara jerawat yang di deritanya. Melissa Martin-Hughes, 18, diberi obat yang yang masih kontroversial, Roaccutane, untuk mengobati kondisi jerawatnya. Namun obat itu membuatnya depresi akibat mengalami sejumlah masalah  dan berujung dengan bunuh diri.

Demikian keterangan yang di mengemukakan persidangan seperti dilansir Dailymail, Selasa (28/2).

Remaja ini pintar dan mendapat nilai A di akdemisnya. kejadian itu dimulai dengan menyakitkan diri setelah mengalami masa-masa kelam akibat penderitaan saat berusia 14 tahun. Jerawat di wajahnya berkembang semakin parah. Tak hanya di wajah, jerawat juga menyerang tubuh bagian atasnya. Ia kemudian diberi resep Roaccutance dan pil kontrasepsi oral untuk mencoba mengurangi kodisi tersebut.

Jerawat pun mulai membaik, dan ia tampak tenang. Namun ia kembali stress menjelang ujian naik tingkat. Dia kemudian mencoba bunuh diri di Beachy Head, East Sussex, pada Agustus-2009 sehari sebelum hasil ujian keluar.

Setelah itu, remaja itu berada di bawah perawatan pelayanan kesehatan mental, tetapi 'dikecewakan' dengan gagalnya perawatan. Dia terlihat hanya dua kali oleh 'tim krisis' yang menangani kasusnya. 

Dan jasad Melissa ditemukan di Pittville Park di Cheltenham, Gloucestershire, pada 26 April 2010. 

Ayahnya Donald Hughes, yang merupakan seorang insinyur, kepada Gloucestershire Coroners Court mengaku hancur akibat insiden ini. Ia menyayangkan sesi perawatan yang dihentikan karena psikiater cuti sakit jangka panjang dan Melissa mulai berubah saat dia berusia 18 tahun. "Kami sekeluarga merasa hancur," ujar Donald. 

Martin-Hughes, mengeluh kelelahan tapi dokter gagal menasihatinya dan memberikan obat yang bisa merusakkan suasana hati. Psikiater Dr Judith Barnsley mengatakan, Martin-Hughes sebenarnya bisa diselamatkan jika ia diberikan perawatan yang lebih baik. 

"Jika dia merasa seseorang telah mengerti dan jika bisa membantunya dengan pikiran dan perasaan... mungkin bisa mengubah hasilnya, "tambahnya.

0 komentar:

Posting Komentar