Kamis, 17 Oktober 2013

Baghdad, sebelas mobil meledak di baghdad, kamis dan menewaskan 44 orang dan mencederai lebih 140 orang, kata dari pejabat keamanan dan medis Irak

Dua bom mobil meledak masing-masing di jalan Sinaa di bagian utara Graiat di Baghdad pusat dan di Husseiniyah dekat kota itu.

Bom-bom mobil lain menghantam Baghdad Jadida dan Maamal di wilayah timur Baghdad, dan di Dura, Shurta al-Rabae dan Bayaa di wilayah selatan.

Kekakaran di Irak terjadi dan pada tingkatnya sejak 2008. ketika negara itu mulai bangkit dari konfik sektariatan mematikan pada 2006-2007 yang memungut puluhan juta jiwa.

Dengan kekerasan terakhir itu, lebih dari 390 orang tewas sepanjang bulan ini, dan jumlah kematian telah mencapai lebih dari 5.100 sejak awal tahun ini, menurut hitungan AFP yang berdasarkan atas sumber-sumber medis dan keamanan.

Belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan-serangan tersebut, namun militan Sunni dan Al-Qaida meningkatkan kekerasan tahun ini. khususnya untuk warga Syiah yang mereka anggap menyimpang dari ajaran islam.

Hampir 900 orang sipil tewas di irak pada sepetember, menurut PBB di irak.

kekerasan kamis merupakan gelombang terkahir dari gelombang pengeboman dan serangan bunuh diri di tengah krisis politik antara Perdana Menteri Nuri al-Maliki dan mitra-mitra pemerintahnya dan pawai protes selama beberapa pekan yang menuntut pengunduran dirinya.

Berdasarkan data yang dihimpun PBB dan pemerintah Irak. Juli merupakan bulan paling mematikan dalam lima tahun dengna jumlah korban tewas dari 100 orang.

Kita pun berpikir kapan kerisuhan ini berakhir, Irak dilanda kemelut politik dan kekerasan yang menewaskan ribuan orang sejak pasukan AS menyelesaikan penarikan dari negara itu pada 18 Desember 2011, meninggalkan tanggung jawab keamanan kepada pasukan irak.

selain bermasalah dengan Kurdi, pemerintah Irak juga berselisih dengan  kelompok Sunni

Perdana Menteri Irak Nuri al-Maiki (Syiah) sejak Desember 2011 mengupayakan penangkapan  Wakil Presiden Taraq al-Hashemi atas tuduhan terorisme dan berusaha memecat Deputi Perdana Menteri Saleh al-Mutlak. Keduanya adalah pemimpin Sunni.

0 komentar:

Posting Komentar