Sabtu, 01 Maret 2014

Fernando Gonzalez, seorang mata-mata Kuba dibebaskan dari penjara Amerika Serikat (AS), setelah menjalani hukuman 15 tahun. Kepulangannya di Kuba, disambut Presiden Kuba, Raul Castro, dan dijadikan pahlawan.
 
Gonzalez mendarat Jumat di Ibukota, Havana, dan langsung disambut Presiden Raul Castro. Stasiun televisi negara Kuba, dalam siarannya mengumumkan ”pahlawan telah datang”. 
 
Gonzalez adalah orang yang kedua dari sekelompok mata-mata Kuba yang dibebaskan dari panjara AS. Kelompok mata-mata itu, dihukum pada tahun 2001 atas tuduhan konspirasi.

Jaksa AS menuduh, ada lima mata-mata Kuba berusaha untuk menyusup ke pangkalan militer AS dan memata-matai warga Kuba di pengasingan yang ada di Florida. 
 
”Pahlawan Republik Kuba dan pejuang anti - teroris , Fernando Gonzalez, tiba di negara kita setelah menyelesaikan perjuangan yang panjang dan tidak adil,” bunyi laporan televisi negara Kuba.
 
Dalam sambutan singkat kepada pers, Sabtu (1/3/2014) mata-mata Kuba itu, berterima kasih pemimpin dan rakyat Kuba atas dukungan mereka. “Ini adalah kebahagiaan yang sulit untuk dijelaskan,” katanya.
 
Fernando Gonzales, 54, ditangkap pada tahun 1998 bersama dengan mata-mata Kuba lain, Gerardo Hernandez , Ramon Labanino, Antonio Guerrero dan Rene Gonzalez. Fernando Gonzalez awalnya dijatuhi hukuman 19 tahun penjara, tapi ia kemudian dikurangi.

0 komentar:

Posting Komentar